Posterous theme by Cory Watilo

Instagram API with Codeigniter Framework

Hello Guys,

so long do not posting  this blog with technical article. 

Recently, i like using Instagram, it is an iOS Application that has function to fill effect in our images. After searching for a while, i've got that this platform has API. Uhmm, and i think, it's time to work with this API. 

Unfortunately, they do not provide API which can make some effect in an image. 

Ok, Let's work with this API. 

Instagram API using OAuth 2.0 Protocol for Authentication. *I said to myself "YES, I Like Oauth 2.0" *. 

We have to register our application first. Goto http://instagram.com/developer/client/register/ and then register your application with fill some data.

You gonna get client_id and client_secret. 

uhm, alright, i do not want to explain further about this library .. you can see this on my github repository. 

If you have question or bugs report, please comment below ..

 

Jalan Jalan ke Singapura - First Day

Kali ini saya dapat kesempatan jalan-jalan lagi ke Singapore. Ya, ini kali kedua saya mengunjungi negeri Singa ini.Sama seperti 2 tahun yang lalu, tetap rapi dan bersih. Pada kesempatan kali ini saya jalan jalan ke Singapore bersama Anisya Dian dan Dibul (adik anisya dian - sorry i do not want to put your real name ) * mem-bully * .

Saya berangkat dari Jakarta pukul 7 malam, delay 1 jam dari waktu yang ditentukan sebelumnya tanpa alasan yang jelas dari maskapai penerbangan tersebut. Alhamdulillah, sampai di Singapura sekitar jam 10 malam waktu Singapura ( lebih cepat 1 jam dari Jakarta ). 

Setelah semua urusan di Changi Airport (Imigrasi dan Bagasi) selesai, maka kita langsung menuju ke Hotel di sekitar Geylang Road. Dari Changi Airport kita naik MRT dengan tujuan Aljunied Station, kemudian berjalan kaki sekitar 10 menit untuk sampai ke Hotel 81 Gold. 

302221_1966324602612_1377815583_31697326_1394059824_n
Pertama kali masuk daerah Geylang Road yang merupakan kawasan Red Light di Singapura, sepertinya nggak berbeda jauh dari tempat-tempat yang ada di Singapura lainnya. Perbedaannya cuma banyak orang berdiri di pinggir jalan dengan pakaian minim untuk wanitanya ( I think you know what i mean ). Selesai Check-in semuanya menuju ke kamar masing-masing untuk beristirahat. 

Hari pertama kita akan pergi ke Universal Studio Singapore dan Merlion Park. Dari Aljunied MRT Station menuju ke Harbour Front MRT Station untuk meneruskan perjalanan menggunakan Sentosa Express. Hanya dengan 3 SGD ( sekitar Rp 21.000 -  One Day Pass ) kita bisa sepuasnya naik turun Mono Rail di kawasan Sentosa yang semuanya merupakan objek wisata di Singapura. Karena tujuan awal adalah Universal Studio , maka kami berhenti di WaterFront Station.

Sampai di kawasan Resort Worlds Sentosa, dari kejauhan sudah terlihat kemegahan Universal Studio Singapore yang penuh dengan wahana permainan (sebenarnya hampir mirip dengan Dunia Fantasi atau Trans Studio Bandung  - CMIIW ). Kemudian kami membeli tiket untuk masuk seharga 72 SGD ( 66 SGD jika Non Peak ), karena hari itu merupakan Peak day yang bertepatan dengan libur sekolah.

Keceriaan pun dimulai, di pintu masuk sudah disambut oleh Po, si jagoan dalam film Kungfu Panda, kemudian masuk ke dalam salah satu wahana air yang view di sekitarnya bertemakan film Madagascar, The Mummies Roller Coaster, Shrek 4D, sampai dengan miniatur salah satu kota di Amerika.

293247_1964436355407_1377815583_31695475_1111193873_n

320255_1966328842718_1377815583_31697330_1049149967_n
291753_1964439835494_1377815583_31695480_1853294590_n
291858_1964438435459_1377815583_31695478_731843536_n
321074_1964441795543_1377815583_31695483_1488524769_n

Selain itu masih banyak lagi keceriaan yang bisa kita dapatkan di Universal Studio ( You must try it ). 

Puas bermain di Universal Studio, kami kemudian memutuskan untuk makan siang di Vivo City, sebelum melanjutkan perjalan ke Merlion Park.

Dari Vivo City, naik MRT dari Harbour Front ke Rafless Place karena menurut Map yang kami bawa, Rafless Place merupakan station yang paling dekat dengan Merlion Park. Setelah sempat berputar putar karena si Anisya Dian yang agak sok yakin sama ingatannya akhirnya kami sampai ke Merlion Park dengan acara nyasar dulu. Nggak terlalu berbeda dengan 2 tahun yang lalu saya kesini, dan yak, disini yang dilakukan ya foto-foto. Tetapi sebenarnya ada aktivitas lain yang bisa dilakukan disini, misalnya menaiki Singapore River Cruise. Karena sudah  pernah dan rasanya biasa - biasa aja, ya akhirnya saya cuma foto - foto *lagi* di Merlion Park.

298651_1964444115601_1377815583_31695487_680709085_n_1
Capek, seharian bermain di Universal Studio dan nyasar ke Merlion Park, maka kami memutuskan untuk kembali ke Hotel, dan beristirahat untuk perjalanan hari kedua. 

Merdeka Indonesiaku ! Jaya Indonesiaku !

Indonesia tanah airku, 

Tanah tumpah darahku, 

Disanalah aku berdiri, 

Jadi pandu ibuku, 

Indonesia kebangsaanku,

Bangsa dan tanah airku, 

Marilah kita berseru: 

"Indonesia bersatu!" 

Hiduplah tanahku, 

Hiduplah negeriku, 

Bangsaku, Rakyatku semuanya.

Bangunlah jiwanya, 

Bangunlah badannya 

Untuk Indonesia Raya! 


Refrain:

Indonesia Raya, merdeka, merdeka

Tanahku, negeriku yang kucinta 

Indonesia Raya, merdeka, merdeka

Hiduplah Indonesia Raya 

 

"Tanah Tumpah Darahku", kata yang sederhana tapi membara! 

Dirgahayu Indonesiaku !

Install MongoDB in Centos via Yum

Hey Geeks, 

I just wanna share how to install MongoDB in Centos. For this case i leverage yum to install mongodb. Ok, straight to the point.

create file at /etc/yum.repos.d/10gen.repo

Just Copy and Paste a simple configuration below :

 

[10gen]

name=10gen Repository

baseurl=http://downloads.mongodb.org/distros/centos/5.4/os/x86_64/

gpgcheck=0

I am using centos 64 bit, Do not worried if you are using centos 32 bit, you still can install this stuff :) ..  

This configuration for 32 bit : 

 

[10gen]
name=10gen Repository
baseurl=http://downloads-distro.mongodb.org/repo/redhat/os/i686
gpgcheck=0

After that, Save your file.

run this command :

yum clean all

yum install mongo-stable-server

Start your MongoDB Server - "sudo /etc/init.d/mongod start"

voila! now we can using MongoDB as our database,  Hope you enjoy it! :D

Nak ... Ayah Pulang !

Kasih-sayang-ayah

Rasanya mak jleb, langsung kena di hati. Kenapa ? hmmmmm .. begini ceritanya .. * bukan cerita misteri ya !*

 

Waktu itu saya sedang berada di Bandung, tepatnya di Stasiun Kereta Api Bandung. Yap, waktu itu pulang ke Indonesia dalam rangka saya mau wisuda, hehe. Jadi saya turun di Bandung kemudian lanjut naik kereta ke tempat tujuan, yaitu Kota Yogyakarta. Setelah sampe di stasiun, huff, feel bored and i do not know what  should i do, soalnya saya datang jam 4 , eh rupanya kereta ke jogja itu berangkat jam 7 malam. 

Saya putuskan untuk masuk ke dalam salah satu kafe yang ada disana *jujur lupa nama kafenya - pokoknya masuk dari pintu selatan nanti ada kafe yang paling depan*. Di kafe itu terlibat sedikit conversation dengan mbak yang jaga. 

Saya : "Mbak mau pesen".

 

Mbaknya : "Mau pesen apa dek? "

Saya : *masih muka anak2 banget ya gw jadi dipanggil dek* :D ... "Boleh saya liat menunya mbak ? "

Mbaknya : "Maaf mas menu nya lagi diperbaiki"

Saya : *speechless* ," ya udah mbak saya pesan kopi "

Mbaknya : "Maaf dek, kopinya kosong"

Saya : "Ya udah mbak, saya pesen Orange Juice

Mbaknya : "Orange Juice juga gak ada dek"

Saya : "Hufhhhh... Terus adanya apa mbak ? "

Mbaknya : "Adanya teh, siomay, sama bakso"

Saya : "Ya udah deh *dengan agak jengkel - untung aja mbaknya cantik .. hehe *, saya pesen teh sama siomay mbak"

Mbaknya : "ok mas, tunggu sebentar ya"

Sambil nunggu mbak nya yang agak njengkelin tapi cantik itu nyiapin makanan, kemudian saya bukak laptop dengan harapan ada free wifi. Dan yak, perfect , gak ada free wifi. Dan yang bisa saya lakukan hanyalah bengong. Ups, tapi kemudian saya melihat seorang bapak berseragam dinas pegawai kereta api masuk ke dalam Kafe. Kebetulan kafe itu ngejual beberapa souvenir dan mainan yang berhubungan sama kereta api. 

Bapak itu melihat lihat beberapa mainan yang dipajang, kemudian memilih salah satu replika kereta api dan kemudian menanyakan harganya kepada mbak yang tadi. 

Bapak : "Mbak, yang ini berapa ya ? "

Mbaknya : "Seratus lima puluh ribu pak"

Bapak : "Oh ya udah deh mbak" *sambil menaruh mainan replika kereta api itu, dan mencari yang lain*

Bapak tadi kemudian mengambil sebuah boneka yang berbentuk kereta api dan kemudian berjalan ke arah mbak itu.

Bapak : "Mbak, Kalo yang ini berapa ?" 

Mbaknya : "Tujuh puluh lima ribu pak" 

Bapak itu kembali menaruh boneka berbentuk kereta api tadi, dan kemudian mengambil sebuah puzzle yang tentunya mungkin gambar nya ada hubungannya sama kereta api.

Bapak : "Mbak, ni berapa ? "

Mbaknya : "lima belas ribu pak"

Bapak : " Ya udah mbak saya ambil dua "

Bapak itu kemudian keluar dari kafe tersebut dengan senyum ceria karena ada sesuatu yang akan dibawakan untuk anak tercintanya. 

Hey.. saya terdiam sejenak melihat bapak itu yang masih teringat untuk membawakan buah tangan kepada anaknya, walaupun sudah lelah bekerja sehari penuh. Kemudian dalam hati saya berdoa, "mudah mudahan anak bapak itu akan menghargai hadiah puzzle dari bapaknya itu" - secara anak sekarang mana ada yang mau main puzzle gitu loh, gak kaya zaman saya dulu *sok tua* .. "Nanti pasti kamu akan dapat hadiah lebih dari bapak kamu nak, sabar ya" :D

You know what, apa yang saya pikirkan setelah itu, saya jadi inget waktu dulu selalu protes sama mainan yang dibeliin sama ayah atau bunda saya :( . Padahal mereka sudah berusaha untuk menyenangkan saya. huffh.. I am sorry dad, I am sorry mom, maaf sudah nakal ya dulu .. 

Hmmm.. jadi kangen sama ayah n bunda... "I Love  You Dad, Mom ,,  I miss you .. "